![]() |
| "Give me your three wishes, my dear!" "Hmm... I want one million more wishes for you to work on!" |
Kalau harus bikin list, sudah banyak sekali impian dan harapnku yang come true, entah itu hal kecil atau besar. Ajaibnya, alhamdulillah hal-hal tersebut memang datang sesuai harapan. Satu-satunya hal yang beda adalah: jangka waktu. Ada yang datangnya cepat, ada juga yang harus menunggu beberapa tahun. Cocok banget sama prinsip kalau kita minta doa: tidak mungkin Allah tidak mengabulkan doa kita. Pilihan jawaban cuma ada dua: "Ya" atau "Tunggu dulu". And I'm sure there's always a great reason behind those two answers.
Hari ini tadi, karena aku lagi nggak puasa, I went to lunch with my friend Monica. Di situ kita ngobrolin banyak hal, but basically it was all about Monica's experiences. Seriously, when it comes to this girl, I would totally be the best listener because she always share her very great and inspirational story. Bisa dibilang Monica adalah salah satu orang yang berhasil membuat mimpi-mimpinya jadi kenyataan. And by dreams, I meant big dreams, bukan sekadar kepengen ini-itu.
Akhir bulan ini, tepatnya hari Minggu besok, Monica akan berangkat ke New York untuk mengikuti program Dekeyser & Friends. As a friend, I'm truly proud of her. Karena, di waktu yang sempit (waktu itu tepat bulan April ketika dia diumumkan terpilih), Monica harus mengurusi banyak banget hal: dari menulis skripsi; mengurusi DREaM, di mana dia jadi kepala keuangan dan bisa dibayangkan betapa ribetnya ngurusin duit; dan hal-hal pribadi lainnya. Dia bilang, dia memang suka 'menyiksa' diri sendiri dengan berbagai macam target pribadinya. But in my opinion, it's all worth it because she actually succeed to manage everything.
Lalu tiba-tiba dia mengeluarkan sebuah buku kecil dari tasnya waktu makan, sambil bilang, "Ini diary aku di tahun 2009. Dan tau nggak, semua daftar keinginanku di sini tercapai semua sejak 2010!". Bener saja, dia mulai membacakan wishlist yang pernah dia tulis, dengan amat sangat detail dan kocak, dan itu semua terbukti sudah dia capai. Mulai dari 'I want to go to Europe', lalu dia sempat exchange ke Jerman dan Swedia, lalu 'I want to go to Times Square New York', dan sekarang dia bersiap-siap untuk pergi ke kota yang tidak pernah tidur itu. Gak lupa tentang keinginan dia 'to date a European brunet', yang tercapai karena dia sekarang pacaran sama anak exchange dari Swedia.
Seperti yang bisa kalian tebak, aku melongo terkagum-kagum waktu Monica nunjukin itu semua. Dia bilang tahun 2007 dan 2008 adalah tahun terberat bagi dia, makanya dia bersikeras untuk menjadikan 2009 penuh arti. Dan dia juga bilang kalau kunci dari semua ini adalah: kerja keras. Yeah, as simple as that. Kerja keras. Seperti yang pernah dia bilang ke aku, "Jangan takut untuk 'berdarah'. Toh kalau luka kena pisau, nanti juga lukanya sembuh sendiri,".
Ngobrol sama Monica emang nggak ada matinye. There's a lot of things to learn from her. Karena kalau dibandingkan sama dia, prestasiku masih belum apa-apa. Well, prestasi orang memang beda-beda sih, of course I accomplished something huge as well. Sekarang saatnya untuk membuktikan bahwa aku juga bisa mengejar mimpi-mimpi besarku. By not being afraid of bleeding, falling, crushing, breaking... Selama itu didukung doa, aku rasa memang tidak ada yang tidak mungkin.
Dan semakin kita tahu apa yang kita mau, aku juga yakin apa yang dibilang sama Byrnes di buku "The Secret" itu bener. Your wish is my command, begitu kata semesta alam. Let's wish for our dreams to come true and work hard to reach them!
xoxo
I wrote this accompanied by Cho Kyuhyun's wonderful voice. I'm loving this very easy listening song "Sunflower", super cute. Ahh, what a heaven!

0 Comments:
Post a Comment